Kenapa mereka bisa berbuat seperti itu? . Kenapa dia tega?
Kenapa dia tidak memikirkan perasaan orang lain. Khususnya orang terdekatnya.
Lantas, akupun merasa diri ini lebih baik dari dirinya. Setidaknya aku tidak berbuat seperti yang dia lakukan. Itu pikirku, saat itu.
Namun, kini aku merasa paling hina karena pikiranku sendiri.
Mengapa aku bisa berpikir seperti itu?
Padahal aku belum pernah menjadi mereka.
Aku tidak tau apa yang mereka alami sampai mereka melakukan itu.
Aku bisa jadi berbuat hal yang sama atau bahkan lebih buruk.
Aku telah lupa, betapa banyak aibku yang Allah sembunyikan, lantas mengapa aku malah mencibir aib orang lain?
Itulah manusia, tempat salah dan khilaf. Seharusnya aku tahu itu. Manusia tidak selalu berbuat benar dan sesuai aturan. Bertindak salah juga manusiawi.
Yang harus aku lakukan adalah jangan sibuk melihat keburukan orang lain, tapi sibuklah intropeksi diri yang bisa jadi lebih buruk.
No comments:
Post a Comment