Buku ini menjelaskan
tentang bagaimana kita sebagai seorang manusia yg ingin membentuk habits agar
dapat menjadi seseorang yang berkualitas dalam segi agama dan tentunya juga
dunia. Habits adalah segala sesuatu yang kita lakukan secara otomatis, bahkan
kita melakukannya tanpa berfikir dan kita melakukannya secara terus – menerus
sehingga menjadi bagian dari diri kita. Dengan kata lain dia adalah kebiasaan
kita.
Setiap manusia
pastilah telah memiliki habits, baik itu habits buruk atau habits baik.
Sekarang tinggal kita lah yang memilih kita ingin memperbaiki habits kita
menjadi lebih baik, atau menjadi lebih buruk atau mungkin ingin begini – begini
saja sampai akhir nanti. -__-
Sejatinya ketika
ketika telah memiliki habits, maka habits itu akan membentuk personalities
kita. Ya, tentu kita bisa menilai
seseorang yang kita kenal dari kebiasaan yang dia lakukan, right?
Seseorang yg memiliki banyak habits baik
dalam hidupnya tentunya dia pasti akan menjadi orang yang lebih berhasil dari
orang hanya memiliki sedikit habits baik, apalagi dengan orang tidak mempunyai
habits baik sama sekali. So, meaning to say that habits lah yang menentukan
berhasil tidaknya kita dalam hidup ini.
well, we really need
habits but how to master our habits?
Kita harus tau habits
di bentuk dari pengulangan suatu aktivitas yang kita lakukan dalam jangka waktu
tertentu. Semakin banyak satu aktivitas yang di ulang dalam waktu yang lama,
maka habits akan semakin kuat. Memang
habits yang di pilih manusia di pengaruhi oleh cara berfikir, namun peran akal
tidak terlalu dominan dalam proses pembentukan habits. Faktor yang memiliki
peran yang amat penting dalam pembentukan habits ialah practice (latihan) dan
repetition (pengulangan). Anggap saja habits adalah anak dari practice
(ayahnya) dan repetition (ibunya). J
Practice berfungsi
untuk menentukan apakah aktivitas yang kita lakukan sudah benar dan tepat
sasaran. Sedangkan repetition akan menyempurnakannya. Practice makes right,
repititon makes perfect. Habits menyerupai spiral yang tiada terputus, setiap
repitisi akan memperkuat habits, dan habits yang kuat akan menuntut repitisi. Ya,
emang sulit membentuk habits, tapi tiada proses yang instant dalam membentuk
habits, kuncinya adalah repitisi dan itu membutuhkan waktu.
However, dalam
membentuk habits ini tentunya kita memerlukan motivasi mengapa kita melakukan
akktivitas tersebut. Maka munculah pertanyan why? What? and How? Ketika kita mengetahui dengan jelas apa yg
kita mau dan mengapa kita melakukannya, maka hal itu akan menjadi daya tarik
baginya. Sekarang coba kita pikirkan sebenarnya apa yg benar – benar kita
inginkan dalam hidup ini? Nah, setelah kita memahami tujuan hidup kita dengan
jelas, maka insyaAllah kita akan lebih termotivasi dalam mencapainya. Ingatlah,
apa yg kita lakukan saat ini menentukan bagaimana masa depan kita kelak.
Nah, untuk teman –
teman yang ingin mengetahui lebih lanjut bagaimana cara membentuk habits,
segera temukan buku How to Master Your Habits by Felix Siauw. Thanks~~
No comments:
Post a Comment